Dibantu UPZ Baznas Semen Padang, Eka Marlinda Sukses Ciptakan Lapangan Kerja

Eka Marlinda, salah seorang mustahik UPZ Baznas Semen Padang
Eka Marlinda, salah seorang mustahik UPZ Baznas Semen Padang (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sempat terpuruk karena stok dagangannya berupa kebutuhan harian sudah menipis, kini Eka Marlinda bangkit dan sudah mampu mempekerjakan orang lain di warung miliknya, Jalan Karang Putih, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Tentunya, kesuksessan yang diraihnya itu tidak terlepas dari kesabaran dan do'a, termasuk dukungan dari Unit Pengumpul Zakat ( UPZ ) Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta kepada Eka Marlinda sekitar 6 bulan lalu.

baca juga: Pandemi COVID-19, Semen Padang Salurkan Beasiswa Secara Virtual untuk 837 Pelajar dan Mahasiswa

"Alhamdulillah, kini isi warung saya sudah padat dan saya sudah bisa mempekerjakan satu orang untuk bantu-bantu saya jualan. Ini semua berkat do'a dan bantuan dari UPZ Baznas Semen Padang ," kata Eka Marlinda kepada KLIKPOSITIF .com, Selasa, 3 Maret 2020 pagi.

Perempuan berusia 43 tahun itu menyebut sebelum dibantu UPZ Baznas Semen Padang , usaha warungnya nyaris gulung tikar, karena terkendala modal usaha, ditambah lagi pengeluaran kebutuhan hariannya, termasuk kebutuhan biaya sekolah empat anaknya juga besar jumlahnya.

baca juga: Jadi UMKM Binaan Semen Padang, Rumah Dendeng Siti Nurbaya Food Chatering Raup Pendapatan Rp250 Juta Perbulan

Sementara sang suami, kata wanita yang akrab disapa Linda itu, hanya bekerja sebagai penjahit pakaian yang penghasilannya tidak tetap, akibatnya, Linda bersama sang suami bernama Indra, harus kerja keras banting tulang dengan mencoba menjual sarapan pagi berupa lontong dan pecal.

Namun sayangnya keuntungan dari jualan sarapan pagi tersebut, hanya cukup untuk makan dan biaya sekolah anak, dan tidak bisa untuk menambah modal usaha warung berukuran 6x3 meter yang disewanya itu. "Warung ini sekaligus juga menjadi tempat tinggal saya dan keluarga," ujarnya.

baca juga: Walikota Padang: Semen Padang Telah Menunjukkan Komitmen Memajukan Perekonomian

Meski saat itu kondisi ekonomi keluarga terpuruk, wanita yang akrab disapa Linda itu selalu sabar dan terus berserah diri kepada Yang Maha Kuasa. Ia yakin bahwa Allah SWT selalu mendengar do'a hamba-hambanya.

Gayung pun bersambut. Di tengah keterpurukan ekonomi keluarga, do'a nya dijabah Allah SWT. Seorang petugas dari UPZ Baznas Semen Padang pun datang ke warungnya dan menawarkan bantuan modal usaha.

baca juga: Semen Padang Ajak Karyawan Terapkan Protokol Kesehatan

"Bapak yang dari UPZ Baznas Semen Padang itu namanya Akmal. Saya terharu ketika beliau menawarkan bantuan kepada saya, apa lagi bantuannya hibah. Saya pun dengan senang hati, menerima tawaran tersebut," ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, pihak dari UPZ Baznas Semen Padang itu meminta dirinya membuat surat permohonan bantuan. Setelah surat permohonan dibuat dan diserahkan ke pihak UPZ , beberapa hari kemudian datang pihak dari UPZ untuk menanyakan kebutuhan barang dagangan diwarungnya.

Setelah itu, sekitar satu bulan kemudian, bantuan dari UPZ Baznas Semen Padang pun datang. "Bantuannya berupa barang seperti mie instan, kerupuk, cabe dan lain sebagainya. Nilai bantuannya Rp3 juta. Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur bisa menerima bantuan tersebut," bebernya.

Ia berharap, UPZ Baznas Semen Padang yang merupakan lembaga pengumpul sekaligus pengelola zakat karyawan/karyawati Semen Padang , terus menjadi lembaga amil zakat yang selalu peka terhada kebutuhan para mustahik yang ada di lingkungan perusahaan PT Semen Padang .

"Terimakasih UPZ Baznas Semen Padang dan keluarga besar karyawan PT Semen Padang umumnya. Mudah-mudahan kebaikan yang ditanam selama ini menjadi ladang amal hendaknya, baik bagi insan Semen Padang maupun bagi seluruh pengurus UPZ Baznas Semen Padang ," tuturnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengaku bangga dengan Eka Marlinda yang sukses mengembangkan usahanya. Mudah-mudahan, katanya, usaha Eka Marlinda terus maju dan berkembang, sehingga ke depan beliau juga bisa menjadi muzaki, bukan lagi sebagai mustahik .

"Alhamdulillah, kami dari UPZ Baznas Semen Padang senang kalau usaha Eka Marlinda yang merupakan mustahik kami, bisa maju dan berkembang, apalagi beliau juga sudah bisa mempekerjakan satu orang pekerja di warungnya," katanya.

Ditambahkannya, bantuan modal usaha untuk Eka Marlinda itu, merupakan bagian dari program Bidang Ekonomi UPZ Baznas Semen Padang , yaitu Pengembangan Potensi dan Usaha (P2U) para mustahik . "Tujuan program tersebut, agar para mustahik yang kami bantu bisa keluar dari kemiskinan," ujarnya.(*)

Editor: Riki Suardi