Januari-Februari, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Zakat Hingga Rp1,3 Miliar Lebih

Muhammad Arif
Muhammad Arif (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sejak Januari hingga Februari 2020, Unit Pengelola Zakat ( UPZ ) Baznas Semen Padang telah menyalurkan zakat sebesar Rp 1,3 miliar lebih kepada para mustahik yang tergabung ke dalam ashnaf nan delapan.

Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengatakan, zakat untuk ashnaf nan delapan yang terdiri dari fakir, miskin, amil, muallaf, pemerdekaan, berhutang, fisabilillah dan ibnu amil itu, disalurkan melalui enam program UPZ Baznas Semen Padang .

Enam program itu terdiri dari pendidikan, kesehatan, kemanusian, pendidikan, ekonomi, dakwah-advokasi, dan amil. "Selain enam program kami, zakat dari para muzaki (karyawan Semen Padang ) itu juga kami salurkan melalui Baznas Pusat," kata Arif, Selasa, 10 Maret 2020 siang.

baca juga: Pandemi COVID-19, Semen Padang Salurkan Beasiswa Secara Virtual untuk 837 Pelajar dan Mahasiswa

Arif juga merinci penyaluran zakat yang dihimpun UPZ Baznas Semen Padang selama dua belan terkahir ini. Untuk periode Januari, kata Arif melanjutkan, total zakat yang disalurkan kepada mustahik sebesar Rp698,6 juta lebih. Kemudian periode Februari kemarin Rp640,9 juta lebih.

Untuk periode Februari, Arif menyebut bahwa rinciannya sebesar Rp65,7 juta disalurkan kepada 404 orang fakir yang terdiri dari jompo, janda dan cacat yang tinggal di ring 1 PT Semen Padang . "Zakat untuk fakir ini berupa santunan bulanan yang disalurkan untuk ring 1 Semen Padang ," ungkapnya.

baca juga: Jadi UMKM Binaan Semen Padang, Rumah Dendeng Siti Nurbaya Food Chatering Raup Pendapatan Rp250 Juta Perbulan

Kemudian sebesar Rp188,2 juta lebih, katanya, disalurkan kepada 51 orang kaum dhuafa/miskin yang ada di Kota Padang. Bantuan tersebut, disalurkan oleh UPZ Baznas Semen Padang melalui program peduli ekonomi seperti pemberian modal usaha dan lain sebagainya.

Selain fakir dan miskin, zakat dari karyawan dan karyawati PT Semen Padang itu juga disalurkan untuk 26 mualllaf dan empat lembaga penerima manfaat. "Untuk periode Februari kemarin, jumlah zakat untuk muallaf dan lembaga penerima manfaat sebesar Rp51,9 juta," bebernya.

baca juga: Walikota Padang: Semen Padang Telah Menunjukkan Komitmen Memajukan Perekonomian

Pada periode Februari 2020 ini, Arif juga menuturkan bahwa pihaknya, juga menyalurkan zakat untuk satu orang ashnaf gharimin (orang yang berutang,red) sebesar Rp1,5 juta. "Ashnaf Gharimin ini berutang kepada renteinir. Utang itu untuk kebutuhan hidupnya. Makanya dibantu pelunasannya," ungkap Arif.

Kemudian untuk zakat yang disalurkan ke mustahik melalui Baznas Pusat, Arif mengatakan bahwa totalnya sebesar Rp327,4 juta lebih. "Rinciannya, Rp188,1 juta pada periode Januari dan Rp139,3 pada periode Februari," bebernya.

baca juga: Semen Padang Ajak Karyawan Terapkan Protokol Kesehatan

Arif menambahkan, UPZ Baznas Semen Padang ini didirikan melalui SK Ketua Baznas Pusat No 57 tahun 2016 tanggal 21 Desember. Dan, pada medio April 2017, UPZ Baznas Semen Padang mulai menyalurkan zakat karyawan dan karyawati PT Semen Padang untuk peryama kalinya.

Sebelum UPZ Baznas Semen Padang didirikan, pada medio 1995, Semen Padang juga telah memiliki lembaga pengumpul zakat karyawan dan karuawati, namanya Bazis Unit Korpri PT Semen Padang . Kemudian pada 1998, namanya diganti menjadi Bazis Semen Padang .

Kemudian dengan adanya Undang Undang RI No 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat, maka pada Januari 2002, dibentuklah Yayasan Lembaga Amil Zakat Semen Padang (LAZ-SP). Seiring dengan itu, zakat karyawan kemudian dikelola melalui LAZ-SP.

"Pada 24 November 2016, LAZ-SP tidak lagi mengelola zakat karyawan Semen Padang , karena adanya regulasi berupa Undang Undang No. 23 tahun 2011, PP 14 2014 dan Inpres No. 3 tahun 2014," pungkas Arif.(*)

Editor: Riki Suardi